
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Tentang dr. Muthia Addina, Sp.JP, FIHA
dr. Muthia Addina, Sp.JP, FIHA merupakan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yang berpraktik di JIH Hospital Yogyakarta. Beliau memiliki pengalaman dalam memberikan pelayanan kesehatan jantung secara menyeluruh, mulai dari pencegahan penyakit kardiovaskular, penanganan kondisi akut dan kegawatdaruratan kardiovaskular, hingga pengelolaan berbagai kondisi jantung kronis.
Dalam praktiknya, dr. Muthia menangani berbagai kondisi kardiovaskular serta mendukung proses diagnosis menggunakan pemeriksaan jantung seperti ekokardiografi, Doppler vaskular, treadmill test, serta pemantauan aktivitas jantung dan tekanan darah melalui Holter dan ABPM. Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman klinis yang kuat, beliau berkomitmen memberikan pelayanan jantung yang komprehensif dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Pendidikan dan Pengalaman
- Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran UII (2008–2012)
- Pendidikan Klinik Dokter, Fakultas Kedokteran UII (2012–2014)
- Internship Program, RSUD Indramayu (2015–2016)
- General Practitioner, RS JIH (2016–2021)
- Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Jantung dan Pembuluh Darah, FK UNS (2021–2026)
Keahlian dan Pelayanan
- Kardiopreventif: Mendukung upaya pencegahan dan pengelolaan faktor risiko penyakit kardiovaskular.
- Kegawatdaruratan Kardiovaskular: Menangani berbagai kondisi akut yang berkaitan dengan sistem jantung dan pembuluh darah.
- Ekokardiografi: Pemeriksaan menggunakan teknologi ultrasound untuk membantu mengevaluasi struktur dan fungsi jantung.
- Doppler Vaskular: Pemeriksaan untuk mengevaluasi aliran darah pada pembuluh darah.
- Treadmill Test: Pemeriksaan untuk menilai respons jantung terhadap aktivitas fisik.
- Holter: Pemantauan aktivitas listrik jantung secara berkelanjutan untuk membantu mendeteksi gangguan irama jantung.
- ABPM (Ambulatory Blood Pressure Monitoring): Pemantauan tekanan darah secara berkala selama aktivitas sehari-hari untuk membantu mengevaluasi pola tekanan darah.
Sumber:
