Banyak orang mengira bahwa masalah pembuluh darah hanya terjadi di jantung atau otak. Faktanya, pembuluh darah manusia membentang di seluruh tubuh, mulai dari kaki hingga aorta (pembuluh darah terbesar). Gangguan pada jalur ini tidak hanya menghambat aktivitas, tetapi juga bisa mengancam nyawa jika tidak ditangani dengan tepat.
Menurut dr. Andrian Bimo Indrasmoro, Sp.B. Subsp.BVE (K), seorang spesialis bedah vaskular dan endovaskular di RS JIH Yogyakarta & CardiaCare, kemajuan teknologi medis kini memungkinkan penanganan berbagai kelainan pembuluh darah dengan teknik minimal invasif. Artinya, prosedur dilakukan dengan sayatan kecil, risiko rendah, dan waktu pemulihan yang lebih cepat.
Apa Itu Bedah Vaskular dan Endovaskular?
Bedah vaskular berfokus pada diagnosis dan pengobatan penyakit pada sistem arteri, vena, dan limfatik. Sementara itu, teknik endovaskular adalah bentuk prosedur bedah vaskular yang dilakukan dari dalam pembuluh darah menggunakan kateter kecil, sehingga pasien tidak perlu menjalani bedah terbuka yang besar.
Kondisi yang ditangani mencakup penyempitan, pelebaran (aneurisma), hingga kelainan bentuk pembuluh darah di seluruh tubuh, kecuali area jantung dan otak.
Layanan Unggulan dan Tindakan Medis Modern
Berdasarkan penjelasan dr. Andrian Bimo Indrasmoro, berikut adalah beberapa kondisi umum yang dapat ditangani melalui pendekatan endovaskular:
| Kondisi Medis | Deskripsi Penyakit | Tindakan Medis (Solusi) |
| PAD (Peripheral Artery Disease) | Penyempitan pembuluh darah di kaki/tangan, sering memicu luka diabetes sulit sembuh. | Angioplasty: Melebarkan pembuluh darah dengan balon/stent. |
| Aneurisma (Abdominal/Torakal) | Pelebaran dinding pembuluh darah besar (aorta) yang berisiko pecah. | EVAR: Pemasangan stent graft untuk memperkuat dinding aorta. |
| Varises | Pelebaran pembuluh darah vena yang sering tampak menonjol di permukaan kulit. | EVLA: Penutupan vena yang rusak menggunakan energi laser. |
| AVM (Arteriovenous Malformation) | Kelainan hubungan antara arteri dan vena yang mengganggu aliran darah. | Embolisasi: Menutup aliran darah pada pembuluh yang abnormal. |
| DVT (Deep Vein Thrombosis) | Penggumpalan darah di vena dalam yang bisa memicu emboli paru. | Mechanical Thrombectomy: Mengambil gumpalan darah secara mekanis. |
Fokus Utama: Menangani Kaki Diabetes dan PAD
Salah satu kasus yang paling sering ditangani adalah penyempitan pembuluh darah kaki pada penderita diabetes. Tanpa aliran darah yang cukup, luka kecil di kaki bisa berkembang menjadi gangren dan berujung pada amputasi.
Tindakan Angioplasty menjadi penyelamat karena mampu membuka kembali sumbatan tersebut tanpa operasi besar. Strategi ini sangat krusial dalam program Limb Salvage (penyelamatan anggota gerak). Referensi dari World Health Organization (WHO) menekankan bahwa deteksi dini gangguan sirkulasi pada penderita diabetes dapat menurunkan angka amputasi hingga 85%.
Teknologi Terbaru: EVAR dan EVLA
Bagi penderita Aneurisma Aorta Abdominal (AAA), prosedur EVAR (Endovascular Aneurysm Repair) adalah standar emas baru. Alih-alih membedah seluruh rongga perut, dokter cukup memasukkan alat melalui lipat paha. Begitu pula dengan EVLA untuk varises; prosedur ini bersifat painless (minim nyeri) dan pasien bisa langsung beraktivitas tak lama setelah tindakan.
Menurut jurnal medis dari The Lancet, pendekatan endovaskular terbukti mengurangi masa rawat inap secara signifikan dan menurunkan tingkat komplikasi pasca-operasi dibandingkan bedah konvensional.
Kesimpulan: Jangan Abaikan Gejala Vaskular
Gejala seperti kaki terasa dingin, nyeri saat berjalan (klaudikasio), munculnya urat menonjol (varises), hingga luka yang tak kunjung sembuh adalah alarm bahwa pembuluh darah Anda membutuhkan perhatian medis. Konsultasi dengan ahli seperti dr. Andrian Bimo Indrasmoro akan membantu Anda mendapatkan diagnosa yang akurat dan penanganan berbasis teknologi terkini.
Konsultasi Masalah Pembuluh Darah
Jika Anda atau keluarga mengalami keluhan terkait pembuluh darah di kaki, tangan, atau area perut, segera jadwalkan pemeriksaan untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
- Layanan Cepat: +62 851 9003 7699
- Informasi Lengkap: www.cardiacare.id








