Pada penyakit jantung koroner (PJK), penyempitan akibat penumpukan plak kalsium atau lemak tidak selalu terjadi pada satu arteri saja. Ketika penyempitan melibat dua atau lebih arteri koroner utama, kondisi ini dikenal sebagai multivessel disease (penyakit multi-pembuluh darah).
Penanganan kasus seperti ini memerlukan strategi penanganan yang presisi, disesuaikan dengan lokasi, tingkat keparahan, serta karakteristik lesi pada masing-masing pembuluh darah.
Memahami Pembuluh Darah Koroner Utama: LAD dan LCx
Jantung dipasok oleh beberapa pembuluh darah arteri utama. Dua di antaranya yang sangat vital adalah:
- LAD (Left Anterior Descending): Arteri koroner kiri depan yang mensuplai darah ke bagian depan dan dinding utama ventrikel kiri jantung. Penyempitan pada LAD sering kali memberikan dampak klinis yang signifikan jika tidak segera ditangani.
- LCx (Left Circumflex): Arteri koroner yang melingkari bagian samping dan belakang jantung untuk memasok darah ke dinding lateral ventrikel kiri.
Ketika terjadi penyempitan simultan pada arteri LAD dan LCx, aliran darah ke sebagian besar otot jantung akan terganggu, yang dapat memicu gejala nyeri dada (angina), sesak napas, hingga peningkatan risiko serangan jantung akut.
Strategi Tindakan Intervensi Koroner (PCI)
Untuk memulihkan sirkulasi darah yang optimal, dokter spesialis jantung dapat melakukan tindakan Percutaneous Coronary Intervention (PCI) atau Percutaneous Transluminal Coronary Angioplasty (PTCA), yaitu prosedur minimal invasif pemasangan ring/stent.
[Penyempitan Koroner (Multivessel)]
│
┌─────────────────────────┴─────────────────────────┐
▼ ▼
[Lesi Arteri LAD] [Lesi Arteri LCx]
│ │
▼ ▼
Pemasangan 2 Stent Koroner Pemasangan 1 Stent Koroner
│ │
└─────────────────────────┬─────────────────────────┘
▼
[Total: 3 Stent pada 2 Pembuluh Darah]
Dalam penanganan kasus ini, dilakukan pemasangan total 3 stent pada 2 pembuluh darah koroner:
- LAD (Left Anterior Descending): Dipasang 2 stent untuk melebarkan area penyempitan yang panjang atau terjadi di beberapa titik lesi.
- LCx (Left Circumflex): Dipasang 1 stent untuk membuka kembali lumen pembuluh darah yang menyempit.
Pemasangan stent bertujuan untuk menopang dinding arteri agar tetap terbuka secara permanen, sehingga aliran darah beroksigen menuju otot jantung kembali lancar.
Ringkasan Prosedur Tindakan
| Parameter Tindakan | Detail Kasus |
| Diagnosa / Kondisi | Penyakit Jantung Koroner (Multivessel Disease) |
| Pembuluh Darah Terlibat | LAD (Left Anterior Descending) & LCx (Left Circumflex) |
| Jumlah Stent yang Dipasang | 3 Stent (2 pada LAD, 1 pada LCx) |
| Tujuan Prosedur | Menjaga kepatenan pembuluh darah & mengoptimalkan aliran darah |
| Lokasi Prosedur | Cathlab JIH-CardiaCare Yogyakarta |
Fasilitas dan Layanan Cathlab JIH-CardiaCare Yogyakarta
Tindakan intervensi koroner kompleks seperti penanganan multivessel disease memerlukan presisi tinggi dan dukungan teknologi pencitraan medis yang modern.
Cathlab JIH-CardiaCare Yogyakarta dilengkapi dengan fasilitas laboratorium kateterisasi terkini dan didukung oleh tim dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yang berpengalaman. Kombinasi teknologi mutakhir dan keahlian medis ini memastikan setiap tindakan evaluasi (angiography) maupun intervensi (pemasangan stent) dapat berjalan dengan aman dan akurat.
Kapan Harus Melakukan Konsultasi?
Pemeriksaan dan penanganan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi fatal akibat penyumbatan pembuluh darah jantung. Segera konsultasikan kondisi Anda jika mengalami gejala seperti:
- Nyeri atau rasa tertekan di dada yang menjalar ke lengan, leher, atau punggung.
- Sesak napas saat beraktivitas fisik.
- Cepat lelah dan sering merasa pusing.
Hubungi Layanan JIH-CardiaCare
Untuk penjadwalan konsultasi dokter spesialis jantung dan informasi layanan intervensi koroner:
- WhatsApp / Telepon: +62 851 9003 7699
- Situs Web Resmi: www.cardiacare.id
Referensi Ilmiah
- Lawton, J. S., et al. (2022). 2021 ACC/AHA/SCAI Guideline for Coronary Artery Revascularization: Executive Summary. Journal of the American College of Cardiology (JACC), 79(2), 197-257.
- Neumann, F. J., et al. (2019). 2018 ESC/EACTS Guidelines on myocardial revascularization. European Heart Journal, 40(2), 87-165.
- Levine, G. N., et al. (2016). ACC/AHA/SCAI Focused Update on Primary Percutaneous Coronary Intervention for Patients With ST-Elevation Myocardial Infarction. Circulation, 133(11), 1135-1147.








