Penyakit Jantung Bawaan pada Dewasa: Gejala, Kebocoran Sekat Jantung, dan Penanganannya

Rutin berolahraga dan merasa tubuh selalu fit tidak selalu menjamin seseorang terbebas dari kelainan struktur jantung. Beberapa jenis Penyakit Jantung Bawaan (PJB) sering kali tidak menimbulkan keluhan jelas sejak kecil dan baru terdeteksi saat memasuki usia dewasa.

Mengabaikan penurunan daya tahan tubuh secara mendadak saat beraktivitas fisik bisa berisiko, terutama jika terdapat kelainan bawaan yang belum terdiagnosis.

Mitos Fit vs Penyakit Jantung Bawaan (PJB) Dewasa

Banyak orang dewasa muda yang aktif berolahraga berasumsi bahwa stamina tubuh yang kuat adalah penanda jantung 100% sehat. Padahal, pada kasus PJB tertentu—seperti kebocoran sekat jantung—gejala bisa “tersembunyi” selama puluhan tahun karena tubuh masih mampu melakukan kompensasi.

Gejala biasanya baru mulai memberat ketika beban kerja jantung semakin meningkat seiring bertambahnya usia atau intensitas aktivitas.

Tanda UmumPenurunan Fisik Akibat PJB Dewasa
Toleransi OlahragaCepat lelah drastis (misal: biasanya mampu 3 game badminton, kini berhenti di game ke-1)
PernapasanMudah sesak napas saat melakukan aktivitas harian yang sebelumnya terasa ringan
Daya TahanTubuh terasa lemas berulang meskipun waktu istirahat dan tidur sudah cukup

Mengapa Kebocoran Sekat Jantung Baru Bergejala saat Dewasa?

Kebocoran pada sekat jantung (seperti Atrial Septal Defect / ASD atau Ventricular Septal Defect / VSD) menyebabkan aliran darah berpindah melewati jalur yang tidak seharusnya (terjadi shunting darah).

Pada awalnya, jantung beradaptasi dengan memompa lebih keras. Namun seiring waktu, alir darah abnormal ini dapat menyebabkan:

  1. Peningkatan tekanan pada pembuluh darah paru-paru (hipertensi pulmonal).
  2. Pembesaran ruang jantung.
  3. Penurunan efisiensi pompa jantung saat dipacu beraktivitas tinggi.

Penanganan Tanpa Operasi Terbuka: Metode Penutupan dengan Alat

Deteksi dini sangat menentukan keberhasilan terapi. Salah satu metode pemeriksaan utama untuk mendeteksi kelainan struktur dan kebocoran sekat jantung adalah Ekokardiografi (USG Jantung).

Jika kondisi kebocoran terdeteksi sebelum terjadi komplikasi berat permanen, tindakan penutupan kebocoran jantung (transcatheter closure) dapat dilakukan. Prosedur intervensi ini menggunakan alat penutup khusus (occluder) yang dimasukkan melalui pembuluh darah tanpa perlu melakukan operasi bedah terbuka, sehingga pasien dapat pulih lebih cepat dan kembali beraktivitas normal.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Jantung?

Jangan langsung menganggap rasa lelah berlebihan saat olahraga hanya sebagai dampak kurang fit atau faktor kelelahan biasa. Semakin cepat kelainan struktur jantung terdeteksi, semakin tinggi peluang keberhasilan tindakan penanganannya.

Konsultasikan keluhan irama dan struktur jantung Anda bersama tim spesialis jantung konsultan ekokardiografi di JIH-CardiaCare Yogyakarta.

  1. Website Resmi: CardiaCare
  2. Layanan WhatsApp: Hubungi +62 851 9003 7699
Scroll to Top