Penyakit Jantung Koroner (PJK) adalah salah satu penyebab kematian utama di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Deteksi dini dan diagnosis yang akurat sangat penting untuk mencegah komplikasi serius seperti serangan jantung. Salah satu teknologi mutakhir yang digunakan untuk mendiagnosis PJK adalah Intravascular Ultrasound (IVUS). Teknologi ini memungkinkan dokter untuk melihat kondisi pembuluh darah jantung secara detail dari dalam. Artikel ini akan menjelaskan apa itu teknologi IVUS, bagaimana cara kerjanya, dan keunggulan utamanya dalam membantu diagnosis penyakit jantung koroner.
Apa Itu Teknologi IVUS?
IVUS, atau Intravascular Ultrasound, adalah teknik pencitraan medis yang menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk menghasilkan gambar detail dari dinding pembuluh darah. Berbeda dengan angiografi konvensional yang hanya menunjukkan tampilan dua dimensi dari bagian dalam arteri, IVUS memberikan pandangan tiga dimensi dari dalam pembuluh darah. Dengan IVUS, dokter dapat melihat ketebalan dinding arteri, keberadaan plak, serta mengetahui tingkat penyempitan arteri koroner.
Alat IVUS ini terdiri dari kateter tipis yang dilengkapi dengan transduser ultrasonik miniatur di ujungnya. Kateter ini dimasukkan ke dalam pembuluh darah jantung melalui prosedur kateterisasi jantung. Setelah berada di dalam arteri koroner, transduser ultrasonik akan memancarkan gelombang suara yang kemudian dipantulkan kembali untuk membuat gambar detail dari dinding pembuluh darah.
Bagaimana IVUS Bekerja dalam Diagnosis Penyakit Jantung Koroner?
Selama prosedur IVUS, dokter akan memasukkan kateter yang dilengkapi dengan transduser ultrasonik melalui pembuluh darah di pangkal paha atau pergelangan tangan, kemudian diarahkan ke arteri koroner yang diduga tersumbat atau menyempit. Setelah kateter mencapai lokasi yang diinginkan, gelombang suara dipancarkan dari transduser dan dipantulkan kembali oleh dinding pembuluh darah. Gelombang pantul ini diterjemahkan menjadi gambar yang sangat detail dan real-time di monitor dokter.
Dengan IVUS, dokter bisa melihat berbagai lapisan dinding arteri, mengidentifikasi plak yang menumpuk, dan menentukan apakah plak tersebut keras (terbuat dari kalsium) atau lunak (terbuat dari lemak). Teknologi ini juga dapat membantu dokter memutuskan apakah pasien memerlukan intervensi lebih lanjut seperti pemasangan stent atau prosedur bypass.
Keunggulan Teknologi IVUS dalam Diagnosis Penyakit Jantung Koroner
- Gambar Tiga Dimensi yang Lebih Detail Salah satu keunggulan utama IVUS adalah kemampuannya untuk memberikan gambar tiga dimensi dari dinding arteri. Angiografi konvensional hanya menampilkan tampilan dua dimensi yang terbatas, sementara IVUS memungkinkan dokter untuk melihat dinding arteri secara menyeluruh. Dengan gambar tiga dimensi, dokter dapat mengukur dengan lebih akurat tingkat penyempitan arteri, ketebalan plak, dan risiko pecahnya plak.
- Deteksi Plak Lebih Akurat IVUS sangat efektif dalam mendeteksi plak yang menumpuk di dinding arteri. Plak-plak ini merupakan penumpukan lemak, kalsium, dan zat lainnya yang dapat mempersempit pembuluh darah dan menyebabkan aliran darah ke jantung berkurang. Plak yang tidak terdeteksi atau diabaikan dapat meningkatkan risiko serangan jantung. IVUS memberikan informasi yang lebih detail tentang jenis dan ukuran plak, sehingga dokter bisa memberikan perawatan yang lebih tepat.
- Penilaian Fungsi Stent Setelah pemasangan stent jantung, dokter perlu memastikan bahwa stent telah ditempatkan dengan benar dan tidak ada komplikasi seperti penyempitan ulang (restenosis) yang terjadi. Dengan IVUS, dokter bisa mengevaluasi stent setelah prosedur dan memastikan aliran darah kembali normal. Ini membantu mengurangi risiko komplikasi setelah intervensi jantung.
- Membantu Pengambilan Keputusan yang Lebih Tepat Dalam beberapa kasus, pasien mungkin memiliki plak yang tidak menimbulkan gejala, namun memiliki potensi berbahaya jika pecah. IVUS membantu dokter menentukan apakah perlu dilakukan tindakan lebih lanjut atau cukup dengan pengobatan konservatif. Informasi yang lebih akurat tentang kondisi arteri memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih tepat terkait tindakan medis, seperti pemasangan stent atau bypass.
- Meningkatkan Keamanan Prosedur Penggunaan IVUS dalam kateterisasi jantung dapat membantu mengurangi risiko komplikasi, seperti kerusakan pada dinding pembuluh darah, yang bisa terjadi saat dokter mencoba memperbaiki penyumbatan. Dengan visualisasi yang lebih baik dari kondisi dalam arteri, dokter dapat melakukan prosedur dengan lebih aman dan efektif.
- Cocok untuk Berbagai Jenis Pasien IVUS dapat digunakan pada berbagai jenis pasien, termasuk mereka yang memiliki faktor risiko tinggi seperti diabetes, hipertensi, atau riwayat keluarga dengan penyakit jantung. Teknologi ini memberikan diagnosis yang lebih komprehensif, terutama pada pasien yang mungkin memiliki penyumbatan tersembunyi yang tidak terlihat pada angiografi konvensional.
IVUS di CardiaCare: Solusi Terbaik untuk Diagnosis Jantung
CardiaCare adalah salah satu klinik jantung yang menggunakan teknologi IVUS untuk membantu diagnosis dan penanganan penyakit jantung koroner. Dengan tim dokter jantung berpengalaman dan teknologi medis canggih, CardiaCare berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan jantung yang terbaik bagi setiap pasien.
Keunggulan IVUS di CardiaCare:
- Pemantauan real-time yang akurat selama prosedur kateterisasi.
- Evaluasi yang lebih baik terhadap kondisi dinding arteri dan plak.
- Pengambilan keputusan yang lebih tepat terkait perlunya intervensi jantung.
- Mengurangi risiko komplikasi pasca prosedur pemasangan stent.
Lindungi Jantung Anda dengan Pemeriksaan di CardiaCare
Jika Anda memiliki gejala penyakit jantung koroner atau memiliki faktor risiko seperti diabetes, kolesterol tinggi, atau hipertensi? Segera lakukan pemeriksaan di CardiaCare. Dengan teknologi IVUS, kami siap memberikan diagnosis yang lebih akurat dan perawatan yang lebih tepat untuk kesehatan jantung Anda. Jadwalkan konsultasi Anda sekarang dan dapatkan perawatan jantung terbaik bersama dokter spesialis jantung kami di CardiaCare.
Sumber:
- Shlofmitz E, Kerndt CC, Parekh A, et al. Intravascular Ultrasound. [Updated 2023 May 22]. dalam: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2024 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK537019/
- Malaiapan, Y., Leung, M., & White, A. J. (2020). The role of intravascular ultrasound in percutaneous coronary intervention of complex coronary lesions. Cardiovascular diagnosis and therapy, 10(5), 1371–1388. https://doi.org/10.21037/cdt-20-189