Varises pada tungkai atau varises pada kaki merupakan masalah kesehatan yang sering dialami masyarakat, terutama pada orang dengan aktivitas berdiri lama, kehamilan, obesitas, atau faktor genetik. Kabar baiknya, perkembangan terapi varises saat ini sudah sangat maju, sehingga pasien tidak lagi harus menjalani operasi besar seperti metode konvensional dulu.
Saat ini, varises dapat ditangani dengan teknik ablasi minimal invasif, yaitu tindakan menutup pembuluh darah yang rusak tanpa sayatan besar, tanpa rawat inap, dan dengan waktu pemulihan yang cepat.
Apa Itu Ablasi pada Varises?
Ablasi adalah teknik untuk menutup vena yang mengalami kerusakan sehingga aliran darah dialihkan ke pembuluh darah yang lebih sehat. Teknik ini dilakukan dengan membuat tusukan kecil, memasukkan kateter khusus ke dalam vena, lalu memberikan energi tertentu untuk menutup pembuluh darah tersebut.
Tidak ada operasi besar, tidak ada sayatan panjang, dan nyeri jauh lebih minimal dibandingkan metode stripping konvensional.
Jenis-Jenis Ablasi Varises Modern
Saat ini, berbagai teknologi ablasi sudah digunakan di pusat layanan vaskular modern:
1. Ablasi Laser (EVLA/EVLT)
Menggunakan energi laser untuk memanaskan dan menutup vena yang bermasalah.
Kelebihan: hasil sangat baik dan sudah menjadi standar internasional.
2. Ablasi Radiofrekuensi (RFA)
Menggunakan energi gelombang radio untuk mengecilkan dan menutup vena.
Kelebihan: proses lebih nyaman, panas lebih stabil.
3. Ablasi Microwave
Teknologi baru dengan panas lebih terkontrol dan penetrasi lebih dalam.
4. MOCA (Mechanochemical Ablation)
Menggabungkan rotasi mekanis dan obat skleroterapi untuk menutup vena.
Kelebihan: tanpa panas, lebih minim nyeri, tidak membutuhkan cairan tumescent dalam jumlah banyak.
5. Ablasi dengan Lem Medis (VenaSeal / Glue)
Menggunakan lem medis khusus untuk menutup vena.
Kelebihan: tidak memerlukan kompresi tumescent dan proses sangat cepat.
6. Skleroterapi (Injeksi)
Digunakan untuk varises berukuran kecil dan spider veins.
Kelebihan: hasil estetika bagus dan prosedurnya cepat.
Keunggulan Ablasi Dibanding Operasi Konvensional
Penanganan varises dengan ablasi kini telah menjadi standar internasional karena memiliki banyak keunggulan:
- Tanpa operasi besar
- Tanpa sayatan panjang – hanya tusukan kecil
- Nyeri minimal
- Cepat pulih – pasien bisa pulang di hari yang sama
- Risiko komplikasi lebih rendah
- Hasil estetika lebih baik
- Akurasi tinggi dengan bantuan USG
Peran Penting Ultrasonografi (USG) dalam Tindakan Varises
Semua metode ablasi membutuhkan panduan ultrasonografi (USG duplex) untuk memastikan:
- Letak pembuluh darah
- Besarnya vena
- Arah aliran darah
- Penempatan kateter yang tepat
- Hasil penutupan vena yang optimal
Dokter yang melakukan tindakan harus kompeten dalam teknik USG vaskular, karena akurasi USG menentukan keberhasilan terapi.
Perawatan Setelah Tindakan
Setelah ablasi atau skleroterapi, pasien biasanya dianjurkan:
- Menggunakan stocking kompresi
untuk membantu aliran balik vena dan mencegah pembengkakan. - Mengonsumsi obat yang mendukung drainase vena dan memperkuat dinding pembuluh darah.
- Tetap berjalan ringan untuk mencegah keluhan pasca prosedur.
- Menghindari berdiri lama atau olahraga berat selama beberapa hari.
Dengan perawatan yang baik, hasil keseluruhan akan jauh lebih optimal.
Pengobatan varises pada tungkai kini telah berkembang pesat. Teknik ablasi modern seperti laser, radiofrekuensi, microwave, MOCA, glue, dan skleroterapi memungkinkan penanganan yang:
- Lebih efektif
- Minim nyeri
- Tanpa operasi besar
- Cepat pulih
- Aman dan akurat
Tidak perlu lagi takut dengan operasi konvensional yang dulu banyak dihindari pasien. Dengan teknologi yang tepat dan dokter yang berkompeten, pasien dapat memperoleh hasil yang jauh lebih baik secara fungsi maupun estetika.




