Mager, Faktor Pemicu Penyakit Jantung! Kenali Risikonya dan Mulai Bergerak

Mager, singkatan dari malas gerak, adalah fenomena yang semakin umum di era modern ini. Dengan kemajuan teknologi, banyak aktivitas fisik yang tergantikan oleh kemudahan digital, seperti bekerja di depan komputer, berbelanja online, dan hiburan digital. Meskipun tampaknya nyaman, gaya hidup sedentari ini ternyata memiliki dampak serius terhadap kesehatan jantung Anda. Artikel ini akan membahas bagaimana malas gerak dapat menjadi faktor pemicu penyakit jantung, memberikan penjelasan medis yang mudah dimengerti, serta menyoroti pentingnya aktivitas fisik dan skrining jantung untuk menjaga kesehatan jantung.

Apa Itu Penyakit Jantung?

Penyakit jantung adalah istilah yang mencakup berbagai kondisi yang mempengaruhi jantung. Jenis penyakit jantung yang paling umum adalah penyakit jantung koroner, yang terjadi ketika pembuluh darah yang memasok darah ke jantung menjadi sempit atau tersumbat. Kondisi ini dapat menyebabkan serangan jantung. Selain itu, penyakit jantung juga mencakup gagal jantung, aritmia (gangguan irama jantung), dan penyakit katup jantung. Deteksi dini melalui MCU jantung dan konsultasi dengan spesialis jantung di poliklinik jantung sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

Mengapa Mager Berbahaya untuk Jantung?

  1. Meningkatkan Risiko Obesitas Kurangnya aktivitas fisik adalah salah satu penyebab utama obesitas. Berat badan berlebih menambah beban pada jantung, membuatnya bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Obesitas juga dikaitkan dengan peningkatan risiko tekanan darah tinggi, diabetes, dan kolesterol tinggi, yang semuanya adalah faktor risiko utama untuk penyakit jantung. Pemasangan stent jantung atau ring jantung sering kali diperlukan untuk menangani penyumbatan arteri akibat faktor-faktor ini.
  2. Menurunkan Kesehatan Pembuluh Darah Aktivitas fisik membantu menjaga elastisitas dan kekuatan pembuluh darah. Ketika kita kurang bergerak, pembuluh darah bisa menjadi kaku dan sempit, meningkatkan risiko aterosklerosis (penumpukan plak di dinding arteri) yang dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke. Skrining jantung secara rutin dapat membantu mendeteksi perubahan pada pembuluh darah sejak dini.
  3. Mengganggu Metabolisme Glukosa Kurang bergerak dapat menyebabkan resistensi insulin, suatu kondisi di mana tubuh tidak menggunakan insulin dengan efektif. Ini dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah, yang merupakan faktor risiko untuk diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Kedokteran jantung sering kali menekankan pentingnya pengelolaan kadar gula darah untuk mencegah komplikasi jantung.
  4. Menurunkan Kesehatan Jantung Secara Keseluruhan Aktivitas fisik membantu meningkatkan sirkulasi darah, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi peradangan dalam tubuh. Ketika kita malas bergerak, semua manfaat ini hilang, meninggalkan jantung lebih rentan terhadap penyakit. Konsultasi dengan dokter jantung atau spesialis penyakit jantung koroner dapat memberikan panduan yang tepat untuk menjaga kesehatan jantung Anda.

Studi dan Data Pendukung

Banyak penelitian telah menunjukkan hubungan antara gaya hidup sedentari dan peningkatan risiko penyakit jantung. Menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of the American College of Cardiology, orang yang duduk lebih dari 10 jam sehari memiliki risiko 18% lebih tinggi untuk mengembangkan penyakit jantung dibandingkan mereka yang duduk kurang dari 5 jam sehari. Selain itu, penelitian lain yang diterbitkan di The Lancet menunjukkan bahwa kurangnya aktivitas fisik bertanggung jawab atas lebih dari 5 juta kematian per tahun di seluruh dunia, menekankan pentingnya aktivitas fisik untuk kesehatan jantung.

Bagaimana Mengatasi Mager?

  1. Mulai dengan Langkah Kecil Anda tidak perlu langsung melakukan olahraga berat. Mulailah dengan langkah kecil seperti berjalan kaki selama 10 menit setiap hari, menggunakan tangga daripada lift, atau melakukan peregangan setiap satu jam saat bekerja di depan komputer.
  2. Tentukan Jadwal Rutin Tetapkan jadwal rutin untuk berolahraga. Bisa pagi hari sebelum bekerja atau sore hari setelah pulang kerja. Konsistensi adalah kunci untuk menjaga kesehatan jantung.
  3. Gabungkan Aktivitas Fisik dengan Kegiatan Sosial Bergabunglah dengan klub olahraga, ajak teman atau keluarga untuk berolahraga bersama. Ini bisa membuat aktivitas fisik lebih menyenangkan dan memotivasi Anda untuk tetap aktif.
  4. Gunakan Teknologi untuk Membantu Ada banyak aplikasi kebugaran yang bisa membantu Anda melacak aktivitas fisik, memberikan rencana latihan, dan memberikan motivasi tambahan.
  5. Konsultasikan dengan Profesional Kesehatan Jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau baru memulai program kebugaran, konsultasikan dengan dokter jantung atau ahli kebugaran untuk mendapatkan saran yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Pentingnya Skrining dan Pemeriksaan Jantung

Menjaga kesehatan jantung adalah investasi jangka panjang yang penting. Jangan menunggu sampai terlambat untuk mengambil tindakan. CardiaCare menawarkan layanan kesehatan jantung yang komprehensif, termasuk skrining jantung, pemasangan stent jantung, dan konsultasi dengan dokter spesialis jantung. Poliklinik jantung kami dilengkapi dengan teknologi canggih dan tim medis berpengalaman untuk memastikan Anda mendapatkan perawatan terbaik. Jadwalkan pemeriksaan jantung Anda di CardiaCare hari ini dan ambil langkah proaktif untuk menjaga kesehatan jantung Anda. Kesehatan jantung Anda adalah prioritas kami.

Referensi

  • Patel, A. V., Bernstein, L., Deka, A., Feigelson, H. S., Campbell, P. T., Gapstur, S. M., … & Thun, M. J. (2010). Leisure time spent sitting in relation to total mortality in a prospective cohort of US adults. American Journal of Epidemiology, 172(4), 419-429.
  • Lee, I. M., Shiroma, E. J., Lobelo, F., Puska, P., Blair, S. N., & Katzmarzyk, P. T. (2012). Effect of physical inactivity on major non-communicable diseases worldwide: an analysis of burden of disease and life expectancy. The Lancet, 380(9838), 219-229.

Mengatasi gaya hidup malas gerak adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan jantung. Jangan ragu untuk mengambil langkah proaktif dalam memantau kesehatan jantung Anda dan melakukan perubahan gaya hidup yang lebih sehat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top