Penyakit Jantung Tak Selalu Menimbulkan Nyeri Dada

Kenali Gejala Lain yang Sering Terabaikan

Banyak orang merasa aman selama tidak mengalami nyeri dada, padahal kenyataannya penyakit jantung tidak selalu ditandai dengan nyeri dada. Pada sebagian pasien, terutama wanita, lansia, dan penderita diabetes, gangguan jantung justru muncul dengan keluhan yang tampak ringan dan sering dianggap sepele.

Karena gejalanya tidak khas, penyakit jantung kerap baru terdeteksi saat kondisinya sudah lebih serius. Inilah alasan mengapa edukasi, kewaspadaan, dan deteksi dini memegang peranan sangat penting dalam menjaga kesehatan jantung.

Mengapa Penyakit Jantung Bisa Tanpa Nyeri Dada?

Nyeri dada memang merupakan gejala klasik penyakit jantung, khususnya penyakit jantung koroner. Namun tidak semua orang merasakan nyeri dengan cara yang sama. Faktor seperti usia, jenis kelamin, kondisi saraf, dan penyakit penyerta dapat memengaruhi bagaimana tubuh merespons gangguan pada jantung.

Pada kondisi tertentu, sinyal nyeri tidak terasa jelas atau bahkan tidak muncul sama sekali, sehingga keluhan yang muncul menjadi tidak spesifik dan mudah diabaikan.

Gejala Penyakit Jantung Lain yang Sering Terabaikan

Sesuai dengan edukasi pada gambar CardiaCare, berikut beberapa gejala lain penyakit jantung yang sering tidak disadari:

1. Mudah Lelah

Rasa lelah berlebihan, terutama saat melakukan aktivitas ringan, dapat menjadi tanda bahwa jantung tidak memompa darah secara optimal. Kondisi ini sering disalahartikan sebagai kelelahan biasa atau kurang istirahat.

2. Sesak Napas

Sesak napas saat berjalan, naik tangga, atau bahkan saat istirahat bisa menandakan adanya gangguan aliran darah atau fungsi pompa jantung. Keluhan ini kerap dianggap sebagai masalah paru atau faktor usia.

3. Nyeri di Leher, Rahang, atau Punggung

Pada sebagian pasien, nyeri akibat gangguan jantung tidak dirasakan di dada, melainkan menjalar ke leher, rahang, bahu, atau punggung. Gejala ini sering tidak dikaitkan dengan jantung sehingga terlambat diperiksa.

4. Mual dan Keringat Dingin

Mual tanpa sebab yang jelas, disertai keringat dingin, dapat menjadi tanda gangguan jantung, terutama pada wanita dan penderita diabetes. Gejala ini sering dianggap sebagai gangguan lambung atau masuk angin.

Kelompok yang Perlu Lebih Waspada

Beberapa kelompok memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit jantung dengan gejala tidak khas, antara lain:

  • Wanita
  • Lansia
  • Penderita diabetes
  • Pasien dengan hipertensi
  • Pasien dengan kolesterol tinggi
  • Perokok
  • Memiliki riwayat keluarga penyakit jantung

Pada kelompok ini, tidak adanya nyeri dada bukan berarti jantung dalam kondisi aman.

Pentingnya Deteksi Dini dan Pemeriksaan Rutin

Karena gejala penyakit jantung tidak selalu jelas, deteksi dini melalui pemeriksaan rutin menjadi langkah krusial. Pemeriksaan jantung dapat membantu menemukan masalah sejak tahap awal, sebelum terjadi komplikasi serius seperti serangan jantung atau gagal jantung.

Deteksi dini memungkinkan:

  • Penanganan lebih cepat dan tepat
  • Pencegahan kerusakan jantung lebih lanjut
  • Penurunan risiko komplikasi berat
  • Kualitas hidup yang lebih baik dalam jangka panjang

Jangan Menunggu Gejala Berat Muncul

Menunggu hingga muncul nyeri dada hebat bisa berarti penyakit sudah berada pada tahap lanjut. Peduli pada sinyal kecil dari tubuh adalah kunci menjaga kesehatan jantung.

Jangan menunggu gejala berat muncul untuk mulai peduli pada kesehatan jantung Anda.

👉 Follow @cardiacare.id untuk mendapatkan informasi dan edukasi menarik lainnya seputar kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top