Sering Nyeri Kaki Saat Berjalan? Waspada Penyakit Arteri Perifer (PAD) dan Kenali Solusinya

Banyak orang mengabaikan rasa pegal, nyeri, atau kram pada kaki saat berjalan dan menganggapnya hanya sebagai kelelahan otot biasa atau faktor usia. Namun, tahukah Anda bahwa keluhan tersebut bisa jadi merupakan alarm dari tubuh akan adanya Peripheral Artery Disease (PAD) atau Penyakit Arteri Perifer?

Jika dibiarkan tanpa penanganan, kondisi ini bukan sekadar masalah kenyamanan, melainkan ancaman serius yang bisa berujung pada luka yang tidak kunjung sembuh hingga risiko amputasi.

Apa Itu Peripheral Artery Disease (PAD)?

Peripheral Artery Disease (PAD) adalah kondisi medis di mana terjadi penyempitan atau penyumbatan pada pembuluh darah arteri yang menyuplai darah ke area tungkai dan kaki. Penyebab utamanya adalah aterosklerosis, yaitu penumpukan plak (lemak, kolesterol, dan kalsium) pada dinding pembuluh darah.

Menurut dr. Andrian Bimo Indrasmoro, Sp.B Subsp.BVE (K), spesialis Bedah Vaskular & Endovaskular dari CardiaCare, penyempitan ini mengakibatkan aliran darah yang kaya oksigen ke kaki menjadi sangat berkurang. Hal inilah yang memicu rasa nyeri, terutama saat otot kaki bekerja keras (seperti saat berjalan atau naik tangga).

Gejala dan Faktor Risiko yang Harus Diwaspadai

Salah satu gejala klasik PAD adalah claudication, yaitu nyeri otot atau kram pada kaki yang muncul saat beraktivitas dan mereda saat beristirahat. Namun, pada stadium yang lebih lanjut, nyeri bisa muncul bahkan saat sedang tidur.

Faktor Risiko Utama:

  1. Merokok: Zat kimia dalam rokok merusak dinding arteri dengan cepat.
  2. Diabetes Melitus: Kadar gula darah tinggi mempercepat kerusakan pembuluh darah.
  3. Hipertensi: Tekanan darah tinggi meningkatkan ketegangan pada arteri.
  4. Kolesterol Tinggi: Lemak darah adalah bahan baku utama pembentuk plak.

Perbandingan: Nyeri Otot Biasa vs. Nyeri PAD

Agar tidak salah mendiagnosis diri sendiri, simak perbedaan karakteristik nyerinya pada tabel berikut:

KarakteristikNyeri Otot / KelelahanNyeri Akibat PAD
PemicuGerakan tiba-tiba atau olahraga beratBerjalan dalam jarak tertentu secara konstan
Waktu RedaBisa berjam-jam hingga hariReda cepat (2-5 menit) setelah berhenti jalan
LokasiTerlokalisasi pada otot tertentuSering terasa di betis, paha, atau bokong
Gejala LainKadang ada bengkak/memarKulit kaki pucat, dingin, atau kuku rapuh
Risiko LukaLuka cepat sembuhLuka sulit sembuh/menghitam (gangren)

Penanganan Modern: Angioplasty dan Pemasangan Stent

Kabar baiknya, teknologi kedokteran saat ini memungkinkan penanganan PAD dengan prosedur Minimal Invasif, salah satunya adalah Angioplasty. Berbeda dengan operasi besar, prosedur ini hanya membutuhkan sayatan kecil.

Bagaimana Proses Angioplasty Bekerja?

  1. Akses Pembuluh Darah: Sebuah kateter tipis dimasukkan ke dalam arteri yang tersumbat.
  2. Pengembangan Balon: Balon kecil pada ujung kateter dikembangkan tepat di area yang menyempit untuk menekan plak ke arah dinding arteri.
  3. Pemasangan Stent (Opsional): Jika diperlukan, dokter akan memasang stent (ring) kecil untuk menyangga pembuluh darah agar tetap terbuka secara permanen.
  4. Pemulihan Aliran Darah: Setelah pembuluh darah terbuka, aliran darah kembali lancar, rasa nyeri berkurang, dan risiko komplikasi dapat ditekan secara signifikan.

Mengapa Deteksi Dini Sangat Penting?

Mengabaikan PAD sama saja dengan membiarkan jaringan kaki “mati kelaparan” karena kekurangan nutrisi dan oksigen. Jika sudah mencapai tahap Critical Limb Ischemia (CLI), jaringan bisa mati (gangren) dan prosedur amputasi sering kali menjadi jalan terakhir yang tak terhindarkan.

Oleh karena itu, pemeriksaan sedini mungkin sangat disarankan bagi Anda yang memiliki faktor risiko diabetes atau hipertensi, meskipun gejala yang dirasakan masih ringan.

Referensi

Untuk edukasi lebih mendalam mengenai kesehatan pembuluh darah dan pencegahan stroke atau penyakit jantung, Anda dapat mengunjungi portal kesehatan internasional berikut:

  1. WebMD – Panduan lengkap gejala dan diagnosis PAD.
  2. Mayo Clinic – Informasi teknis mengenai komplikasi dan pencegahan.
  3. Healthline – Strategi gaya hidup untuk pengidap penyakit vaskular.
  4. CardiaCare Indonesia – Layanan konsultasi bedah vaskular dan jantung terpadu.

Konsultasi Spesialis

Jangan biarkan nyeri kaki menghambat mobilitas dan produktivitas Anda. Segera periksakan kondisi kesehatan pembuluh darah Anda secara akurat.

CardiaCare

📞 Hubungi Kami: +62 851 9003 7699

🔗 Kunjungi Website: cardiacare.id

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi. Jika Anda mengalami nyeri hebat secara mendadak atau luka kaki yang menghitam, segera hubungi unit gawat darurat terdekat.

Scroll to Top