Tahukah kamu? Sindrom Wolff-Parkinson-White (WPW) adalah kelainan irama jantung bawaan yang terjadi karena adanya jalur listrik tambahan di jantung. Jalur ekstra ini membuat impuls listrik jantung “memotong jalur normal”, sehingga menyebabkan detak jantung menjadi sangat cepat dan tidak teratur.
Menariknya, WPW tidak selalu menimbulkan keluhan. Pada sebagian orang, kondisi ini bisa ditemukan secara tidak sengaja saat pemeriksaan jantung rutin atau skrining kesehatan.
Apa Itu Sindrom Wolff-Parkinson-White (WPW)?
Sindrom WPW adalah kondisi bawaan sejak lahir di mana terdapat jalur listrik abnormal (accessory pathway) di jantung. Jalur ini memungkinkan sinyal listrik melewati rute yang seharusnya tidak dilalui, sehingga memicu gangguan irama jantung (aritmia).
Akibatnya, jantung bisa berdetak sangat cepat secara tiba-tiba dan sulit terkontrol.
Kisah Nyata: WPW Tanpa Keluhan Bisa Berdampak Besar
Salah satu kisah yang menggambarkan pentingnya deteksi WPW adalah seorang anak SMA yang bercita-cita masuk tentara. Ia mendaftar beberapa kali, namun selalu gagal pada tahap pemeriksaan kesehatan.
Penyebabnya bukan karena keluhan fisik, melainkan karena rekaman jantung (EKG) menunjukkan gangguan irama jantung, yaitu WPW. Padahal, yang bersangkutan tidak merasakan keluhan apa pun.
Karena adanya kelainan irama jantung tersebut, secara medis ia tidak memenuhi syarat kesehatan untuk diterima. Akhirnya dilakukan tindakan ablasi, dan setelah prosedur berhasil, ia lolos pada tahap kesehatan berikutnya.
Kisah ini menunjukkan bahwa WPW bisa berdampak besar meskipun tanpa gejala.
Gejala Sindrom WPW yang Perlu Diwaspadai
Gejala WPW dapat sangat bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Beberapa keluhan yang dapat muncul antara lain:
- Jantung berdebar tiba-tiba
- Detak jantung terasa sangat cepat
- Pusing atau hampir pingsan
- Sesak napas
- Nyeri dada
Namun penting diketahui, pada sebagian orang WPW dapat muncul tanpa keluhan sama sekali, sehingga sering kali tidak terdeteksi tanpa pemeriksaan jantung.
Mengapa WPW Perlu Ditangani?
Jika tidak ditangani dengan tepat, WPW dapat meningkatkan risiko gangguan irama jantung yang berbahaya. Dalam kondisi tertentu, aritmia yang terjadi bisa berlangsung lama dan mengganggu aliran darah ke organ vital.
Oleh karena itu, deteksi dini dan penanganan yang tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi serius di kemudian hari.
Terapi WPW: Ablasi Jantung
Salah satu terapi yang efektif untuk Sindrom WPW adalah tindakan ablasi. Ablasi merupakan prosedur medis yang bertujuan untuk menonaktifkan jalur listrik abnormal yang menyebabkan gangguan irama jantung.
Dengan ablasi:
- Jalur listrik abnormal dihilangkan
- Irama jantung dapat kembali normal
- Risiko kekambuhan aritmia dapat menurun secara signifikan
- Kualitas hidup pasien dapat meningkat
Pada banyak kasus, ablasi memberikan hasil yang sangat baik dan bersifat kuratif.
Pentingnya Deteksi Dini Gangguan Irama Jantung
WPW adalah contoh nyata bahwa gangguan jantung tidak selalu disertai gejala. Pemeriksaan jantung seperti EKG dan evaluasi oleh dokter spesialis jantung sangat berperan dalam menemukan kondisi ini sejak dini.
Deteksi dan penanganan yang tepat membantu:
- Mencegah komplikasi serius
- Menentukan terapi yang paling sesuai
- Mendukung aktivitas dan rencana hidup pasien di masa depan
Kesimpulan
Sindrom Wolff-Parkinson-White (WPW) adalah kelainan irama jantung bawaan akibat jalur listrik tambahan di jantung. Kondisi ini bisa menimbulkan gejala seperti jantung berdebar, pusing, hingga sesak napas, namun juga bisa tanpa keluhan sama sekali.
Melalui deteksi dini dan terapi seperti ablasi, gangguan irama jantung akibat WPW dapat ditangani secara efektif, sehingga pasien dapat menjalani hidup dengan lebih aman dan optimal.




