Terdiagnosis STEMI atau NSTEMI? Jangan Panik, Kenali Perbedaannya!

Terdiagnosis STEMI atau NSTEMI? Jangan Panik, Kenali Perbedaannya!

Menghadapi diagnosis terkait serangan jantung, seperti STEMI atau NSTEMI, bisa sangat menakutkan. Namun, penting untuk tetap tenang dan memahami perbedaan antara kedua kondisi ini, serta mengenali gejala dan faktor risikonya. Ini bisa membantu Anda mengambil tindakan cepat dan tepat.

Apa itu STEMI dan NSTEMI?

  1. STEMI (ST-Elevation Myocardial Infarction)
    STEMI terjadi ketika arteri koroner tersumbat sepenuhnya oleh gumpalan darah. Ini menghentikan aliran darah ke sebagian besar otot jantung, menyebabkan kerusakan serius dan membutuhkan penanganan segera. STEMI sering dianggap sebagai serangan jantung “besar”.
  2. NSTEMI (Non-ST-Elevation Myocardial Infarction)
    NSTEMI terjadi saat arteri koroner tersumbat sebagian. Meskipun lebih ringan dibandingkan STEMI, NSTEMI juga merupakan kondisi serius yang membutuhkan penanganan medis cepat. Penyumbatan sebagian ini dapat membatasi aliran darah ke jantung, yang pada akhirnya juga bisa menyebabkan kerusakan otot jantung.

Gejala STEMI dan NSTEMI

Gejala STEMI dan NSTEMI sering kali mirip, dan keduanya bisa mempengaruhi fungsi jantung secara signifikan. Berikut adalah gejala umum yang perlu diwaspadai:

  • Nyeri dada (terasa seperti tekanan berat di dada)
  • Sesak napas
  • Keringat berlebihan
  • Pusing atau pingsan
  • Mual atau muntah

Perbedaan Berdasarkan Faktor Utama

  1. Aliran Darah ke Jantung
    • Pada STEMI, aliran darah ke bagian otot jantung yang terpengaruh terhenti sepenuhnya karena penyumbatan arteri yang total.
    • Pada NSTEMI, aliran darah masih ada, namun terbatas karena penyumbatan yang hanya sebagian.
  2. Gejala
    Meskipun gejalanya mirip, ada sedikit perbedaan intensitas:
    • STEMI cenderung menyebabkan nyeri dada yang lebih intens dan berkelanjutan. Nyeri ini sering kali menyebar ke lengan kiri, leher, atau rahang, disertai dengan sesak napas, pusing, dan keringat berlebihan.
    • NSTEMI juga menyebabkan nyeri dada, tetapi seringkali lebih ringan dibandingkan STEMI, dan terkadang bisa berkurang atau hilang dengan istirahat.
  3. Diagnosis dengan EKG
    • Pada STEMI, hasil EKG menunjukkan elevasi segmen ST, yang menandakan bahwa otot jantung mengalami kerusakan serius akibat kurangnya aliran darah.
    • Pada NSTEMI, tidak ada elevasi segmen ST yang terdeteksi di EKG, tetapi perubahan lain seperti depresi segmen ST atau inversi gelombang T bisa muncul.
  4. Tindakan atau Penanganan
    • STEMI membutuhkan tindakan darurat segera seperti angioplasti (prosedur untuk membuka arteri yang tersumbat) atau pemasangan stent untuk mengembalikan aliran darah ke jantung. Dalam beberapa kasus, operasi bypass mungkin diperlukan.
    • NSTEMI juga memerlukan pengobatan cepat, tetapi penanganannya sering lebih terfokus pada penggunaan obat-obatan, seperti pengencer darah dan obat-obatan untuk menurunkan beban jantung, sebelum memutuskan apakah intervensi seperti angioplasti diperlukan.

Jangan Panik, Segera Dapatkan Penanganan yang Tepat!

Jika Anda atau orang terdekat Anda mengalami gejala yang mengarah ke STEMI atau NSTEMI, jangan menunggu. Penanganan medis cepat dapat menyelamatkan nyawa dan meminimalkan kerusakan jantung. Segera hubungi layanan darurat atau kunjungi dokter spesialis jantung.

Di CardiaCare, kami siap memberikan perawatan terbaik dengan tim dokter ahli jantung yang berpengalaman. Jangan tunda, kesehatan jantung Anda adalah prioritas kami.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top